3 Tips Mencari Lowongan Kerja di Era Digital



Assalamualaikum,
Hai Sobat Bunda semua... Apa kabar? Masih betah di rumah saja selama pandemi?
Memang di masa pandemi ini kita dihadapkan pada kondisi yang membuat dilema. Di satu sisi kita dihimbau agar tetap di rumah untuk memutus rantai penularan covid-19. Namun, di sisi lain kita juga harus tetap beraktivitas agar roda perekonomian tetap berputar normal. Kondisi pandemi yang sudah berjalan hampir setahun ini, tidak dapat dimungkiri telah mengubah banyak hal, termasuk dalam dunia kerja.

Banyak orang terkena PHK karena kondisi pandemi yang membuat banyak perusahaan mengurangi aktivitasnya. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang mencari lowongan kerja karena ingin kembali aktif berkarier dan memiliki pendapatan rutin setiap bulan, baik sebagai sumber income utama maupun penghasilan tambahan.

Di era digital saat ini, segala sesuatu seolah dengan mudahnya hadir di rumah. Maksudnya segala hal bisa kita lakukan dari rumah, melalui sistem online. Termasuk dalam hal mencari info lowongan pekerjaan. Berikut 3 tips mencari lowongan pekerjaan di era digital:

1. Aktifkan Media Sosialmu

Di era digital sekarang ini, segala informasi dapat kita peroleh dari media sosial. Dari hal yang bermanfaat sampai hal-hal yang unfaedah banget. Oleh karena itu, kita pun harus bijak, pintar, dan waspada dalam menggunakan media sosial kita.

Jika mencari lowongan pekerjaan di medsos, salah satu keuntungannya adalah jenis pekerjaan lebih sesuai dengan bidang yang kita tekuni selama ini. Misalnya kita aktif di dunia literasi, maka biasanya lowongan pekerjaan yang banyak diposting dalam lingkaran pertemanan medsos kita ya seputar dunia literasi juga. Untuk di medsos, cobalah follow akun perusahaan terkenal sesuai bidang yang diminati, atau bisa juga follow komunitas tertentu sesuai aktivitas yang ditekuni selama ini.

2. Bijak Memilih Website Penyedia Lowongan Pekerjaan

Untuk urusan mencari lowongan pekerjaan di era digital ini, kita harus lebih teliti, ya. Karena tidak semua info lowongan pekerjaan di internet itu terpercaya. Sebelum menindaklanjuti info lowongan pekerjaan, ada baiknya dicek terlebih dahulu profil perusahaannya, lokasi, dan reputasinya. Dan juga perlu diingat, jangan tergiur dengan iming-iming gaji besar tapi deskripsi pekerjaannya belum jelas, ya. Tetap pegang prinsip bahwa besarnya gaji pastilah sesuai dengan besarnya tanggung jawab dan risiko dalam pekerjaan.

Oiya, biasanya, website penyedia info lowongan pekerjaan itu menyediakan fitur untuk berlangganan/subscribe. Jadi, jika kita sudah terdaftar di webiste tersebut dan mengisi aneka pertanyaan terkait bidang pekerjaan yang kita butuhkan, maka jika ada info lowongan pekerjaan sesuai bidang yang kita minati, website tersebut akan mengirimkan info tersebut pada email yang kita daftarkan. Cukup praktis, kan?!?!

3. Cari Lowongan Kerja? Jooble Tempatnya

Jika pada umumnya kita mencari berbagai informasi di internet menggunakan aneka jenis search engine seperti Google, Bing, Yahoo!, maka khusus mencari informasi seputar lowongan pekerjaan kita dapat mencarinya di Jooble.

Mengapa harus Jooble?

Karena Jooble berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai lowongan pekerjaan berkualitas tinggi dan presisi kepada khalayak yang membutuhkan. Melansir laman Jooble Indonesia, mereka mengatasnamakan diri sebagai mesin pencari yang mengkhususkan diri dalam pencarian lowongan kerja. Pencarian dilakukan di antara semua portal yang menawarkan lowongan pekerjaan di Indonesia.

“Mesin telusur kami mencari posting lowongan kerja di segenap situs lowongan kerja utama di Indonesia,” tulis Jooble pada situsnya. Jooble menyaring posting lowongan pekerjaan yang sama secara otomatis. Cara ini membuat lowongan kerja yang serupa dari berbagai situs kerja, ditampilkan hanya satu kali posting saja. Filter ini aktif secara otomatis ketika user menggunakan fitur “Search”, yakni kolom “Posisi” dan “Kota, Bagian negara” yang ada pada saat situs pertama kali dibuka. Cukup praktis dan menghemat waktu, kan?!?!

Tampilan awal di Jooble

Cara pengoperasian website yang terbilang mudah ini sengaja dihadirkan Jooble, karena memiliki tujuan khusus, yakni membantu setiap orang mencari pekerjaan, terlepas dari perbedaan tempat tinggal, bahasa, agama, warna kulit atau keyakinan. Oleh karena itu, selain Indonesia, jaringan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) ini juga mencakup banyak negara di benua Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, dan tentu saja benua Asia.

Selain itu, Jooble juga memberi kesempatan kepada siapa pun untuk mendapat informasi terkait lowongan kerja. Hal ini dapat terlihat dari menu “Lowongan Pekerjaan Populer”. Di sana tercantum keterangan lulusan SMA, karyawan pabrik, tanpa ijazah, lulusan SMK, hingga operator produksi. Itu artinya, tidak hanya level sarjana atau lebih tinggi yang bisa mendapat informasi lowongan kerja di situs tersebut. Semua level pendidikan mendapat kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi lowongan pekerjaan.

Tampilan Fitur Pencarian Info Lowongan Pekerjaan di Jooble

“Kami membuat alat sederhana dan intuitif untuk membantu setiap orang menemukan pekerjaan yang tepat, sesuai dengan keahlian, pengetahuan, tempat tinggal, atau kriteria relevan lainnya. Kami menghilangkan hambatan teknis (misalnya, klik mouse ekstra, kompleksitas teknis atau perantara yang tidak perlu) untuk kandidat dalam mencari pekerjaan baru,” tegas Jooble terkait cara mereka mencapai visi atau tujuannya.

Gimana, cukup mudah kan mencari info lowongan pekerjaan di zaman now? Apalagi ada Jooble, info lowongan pekerjaan impian dapat tersaji dalam hitungan detik.

Cusss, cek ke Jooble dan buktikan!

 

Legitnya Klepon Isi Coklat ala Bundamami


Assalamualaikum Sobat Bunda...

Masih dalam rangka mengisi waktu selama StayAtHome, kali ini keluarga kami melakukan aktivitas mencoba resep cemilan. Meski bukan resep baru yang kekinian, bahkan malah tergolong cemilan jadul, tapi kami belum pernah membuat sendiri, biasanya beli, hehehe. Makanya, masak-masak kali ini tergolong pengalaman baru bagi keluarga kami. Cemilan jadul yang memikat hati kami kali ini adalah KLEPON.

Meski klepon pernah nge-hits karena predikat "makanan tidak islami" tapi kami masih suka makan klepon dan tidak takut menjadi kafir jika memakannya. Kami berani mengklaim bahwa klepon yang kami buat ini cukup islami, karena proses pembuatannya diawali dengan bismillah dan diakhiri dengan hamdalah. Hahaha.

Ide awal membuat klepon ini berasal dari Ayahpapi, yang kangen jajanan pasar tapi masih khawatir dan takut kalau mau beli ke toko kue di luar sana gegara pandemi belum usai. Akhirnya meluncurlah request bikin klepon ini. Alhamdulillah, segala request makanan di rumah selama ini selalu diwujudkan, meski Bundamami kudu browsing sana-sini dan melakukan trial and error beberapa kali. Alhamdulillah juga klepon ini tergolong cemilan yang mudah dibuat dan tingkat kegagalannya cukup minimalis, tidak seperti baking yang butuh ukuran dan step by step proses yang rumit.

Resep klepon yang saya coba ini, berasal dari resep klepon Bu Fatmah Bahalwan pendiri NCC, namun dengan beberapa modifikasi sesuai kondisi bahan-bahan di rumah. Yuk, langsung aja cuss ke resepnya...


Klepon Maknyuss ala Bundamami

Bahan:

  • Tepung beras ketan 250 gr
  • Tepung beras putih 50 gr
  • Air daun pandan suji 150 ml (untuk air ini saya cukup bingung menuliskannya, karena hanya menggunakan perkiraan saja. Kalau pakai 150 ml menurut saya kurang karena adonan belum bisa menyatu, akhirnya saya tambahkan 50ml lagi, jadi totalnya sekitar 200 ml).
  • Air kapur sirih 2 sdt (kebetulan gak punya, jadi skip aja, saya gak pake bahan ini).
  • Kelapa parut kukus
  • Garam 1/4 sdt
  • Air untuk merebus 1L
  • Gula merah sisir halus 100 gr (kebetulan stok gula merah di rumah sedang menipis, jadi isiannya sebagian gula merah, sebagian lagi dark cooking chocolate)

Cara Membuat:

  1. Campur kedua jenis tepung beras (tepung beras ketan dan tepung beras putih) dan garam kemudian aduk rata.
  2. Tambahkan air kapur sirih (kalau ada, kebetulan saya gak pake karena emang gak punya) dan air pandan suji sedikit demi sedikit. Penambahan air sesuai selera ya. Indikator penambahan air yaitu sampai adonan menyatu dan dapat dipulung/dibentuk bola-bola.
  3. Bulatkan adonan menyerupai bola kemudian pipihkan. Taruh bahan isian (gula merah/coklat) di tengah-tengah, kemudian rapatkan adonan dan bulatkan kembali.
  4. Kemudian langsung masukkan klepon pada panci berisi air mendidih. Rebus hingga bola-bola klepon mengapung (tandanya sudah matang sempurna).
  5. Angkat dan tiriskan airnya sebentar.
  6. Gulingkan klepon di atas kelapa parut yang sudah dikukus dan diberi taburan sedikit garam.
  7. Angkat dan sajikan hangat.




Kali ini, kami membuat 2 jenis klepon yaitu klepon gula jawa dan klepon coklat. Sebenarnya hal ini hanya ketidaksengajaan karena stok gula jawa di rumah sedang terbatas (hampir habis, hahaha). Jadi, mencari-cari bahan seadanya di kulkas sebagai pengganti gula jawa. Akhirnya menemukan dark cooking chocolate yang sudah sisa beberapa blok. Tanpa pikir panjang langsung dipakai saja untuk isian klepon, karena menurut saya kan inti rasanya sama yaitu manis, cuma beda warna dan ada after taste pahit-pahit dikit kalau coklat, tapi malah seru dan bikin nagih, hehehe. Anak-anak lebih suka klepon dengan isian coklat, karena kenyal dan lembut di luar tapi coklat lumer di dalam, mantap!

Selamat mencoba teman-teman. Semoga sukses!

Jasa Percantik Blog, Cara Praktis Punya Blog yang Bikin Pengunjung Betah


Assalamualaikum Sobat Bunda,

Sudah lama gak nulis di sini, tau-tau udah tahun 2020. Bundamami ke mana aja, sih? Hahaha. Berasa sangat cepat waktu berlalu ya. Banyak momen dalam hidup yang sebenarnya sayang banget tidak sempat terdokumentasikan di blog ini. Tapi tak apalah, segala sesuatu sudah ada yang mengatur, ya kan. Jika memang momen tersebut gagal terdokumentasi di blog ini, insya Allah Sang Maha Pengatur akan memberi momen-momen berharga dan seru lainnya yang pantas tertoreh di blog ini di waktu mendatang. Hahaha ngeles aja kek bajaj.

Kali ini saya mau menunaikan kewajiban membayar utang tulisan, yaitu tulisan mengenai review Jasa Percantik Blog dari steffifauziah.com. Oiya cerita dikit dulu ya. Saya ini kan blogger jadi-jadian, hahaha. Maksudnya punya blog, sempat bertekad memaksimalkan manfaat blog, tapi masih terkendala dalam mendisiplinkan diri untuk rutin mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan bermanfaat dan menginspirasi, makanya saya sebut blogger jadi-jadian. Pengennya jadi blogger profesional yang kece dan eksis, tapi apalah daya kesibukan lain sering membuat blog ini dinomorduakan, hehehe.

Awalnya, saya menghubungi mbak Steffi dan berkonsultasi mengenai keinginan saya memiliki blog dengan template yang cantik, warna sesuai kesukaan, dan bisa diubah-ubah sesuka hati dan kapan saja. Mbak Steffi menyarankan saya untuk menggunakan template berbayar saja, jangan yang gratisan. Menurut beliau, template berbayar sebenarnya tidak semahal yang tertera jika dibanding hasil dan manfaat jangka panjang yang dihasilkannya. Kita hanya membeli/membayar template 1x di awal dan selamanya dapat menggunakan template tersebut dengan fasilitas yang dapat diubah/customize sesuka hati kita sebagai pemiliknya. Enak,kan!

Setelah berdiskusi dan konsultasi dengan Mbak Steffi, saya masih galau dan bimbang mau beli yang model apa, yang harga berapa, dominan warna apa, dan sebagainya. Banyak banget kegalauan saat itu, termasuk salah satunya soal budget. Emak-emak gitu lho, maunya yang kece tapi murce, hahaha.
Setelah browsing sana-sini, akhirnya terdamparlah di situs Etsy. Di situ buanyak banget template dengan aneka rupa kategori, sampai tambah puyeng milihnya karena bagus-bagus banget, hahaha. 
Akhirnya, terpautlah hati saya dengan 1 template yang kece menurut saya, karena warnanya pink muda sesuai kesukaan dan bisa customize sesuka hati. Template itu produk dari Vefio Themes. Saya suka karena simple. Itu aja!

Nah, setelah menemukan template yang disukai, akhirnya saya order ke Mbak Steffi untuk proses pembelian template hingga pemasangannya. Prosesnya lumayan cepet kok, sekitar seminggu sudah jadi dan voilaaaa...., blog saya tampil cantik sesuai keinginan, kayak abis keluar dari salon, hehe... Saya pribadi benar-benar pangling setelah liat hasilnya. Meski sebelumnya saya sudah lihat demo template-nya di Etsy kan, tapi tetap beda dan ada ciri khas tersendiri setelah di-apply ke blog kita sendiri dan melihat tulisan-tulisan kita di dalamnya. Yaaa itu tadi... bikin pangling... Gak cuma pengantin aja yang manglingi kan, tapi blog juga bikin pangling setelah dipercantik di steffifauziah.com.

Jadi, dari sisi kepraktisan, mempercantik blog menggunakan jasa Mbak Steffi ini sangat praktis. Pelayanannya juga ramah dan cepat. Selain itu, harganya sangat terjangkau untuk blogger pemula macam saya. Kita tinggal menikmati indahnya tampilan blog, tanpa perlu repot-repot mikirin layout, coding, dan widget segala macam. Bagi saya, itu sangat menyenangkan. Karena sebelumnya saya sempat coba-coba pasang template sendiri (meski masih yang gratisan) tetap aja ribetnya minta ampun dan berjam-jam mantengin laptop (emang dasar saya gak bakat ngurusin IT kali ya, hehe).

Alhamdulillah sekarang saya bisa nge-blog dengan tenang tanpa harus terganggu dengan pemandangan layout blog yang tidak sesuai keinginan hati dan sebagainya. Jasa mempercantik blog di steffifauziah.com recommended banget pokoknya.

Bangkitlah Indonesiaku!!!


Tulisan di atas kubuat karena kegelisahanku melihat media sosial beberapa hari ini yang seolah-olah berlomba ingin menunjukkan kekesalan dengan cara memviralkan tagar Indonesia terserah setelah ada berita bandara ramai, mall dan pasar mulai sesak dengan pengunjung, dan sebagainya. Bahkan ada lagu rap yang merangkum segala kekacauan di negeri ini. Dalam sehari saya lihat ada di sekian banyak status WA dan beranda medsos orang-orang di lingkaran pertemanan saya membagikan berita dan lagu tersebut.

Saya coba merenungi, apa iya mereka yang share lagu rap atau video ramainya mall dan pasar itu sudah paham dengan kondisi sebenarnya di luar sana? Apa mereka sudah bertabayun, mencari informasi ke banyak pihak bahwa segala kerumunan dan keruwetan itu memang terjadi terus-menerus tanpa adanya usaha antisipasi/penertiban dari pihak yang berwenang?

Saya menduga, (karena saya mengenal sebagian besar orang yang share hal tersebut di lingkaran pertemanan saya), mereka hanya ikutan-ikutan agar tampak kekinian, agar tampak up to date dengan memviralkan berita tersebut sehingga kekesalan makin meluas di masyarakat dan bukan tidak mungkin akan berdampak pada kekacauan yang lebih parah.

Kekesalan, kekecewaan, dan rasa sakit hati, bukankah semua itu termasuk hal buruk yang seharusnya tidak dipelihara? Lalu, kenapa justru orang-orang memviralkannya? Kenapa orang-orang tidak menghilangkannya dengan menambah lebih banyak berita baik yang penuh hikmah hingga yang membaca/mendengarkan akan ikut tergerak untuk menebar kebaikan?

Ramadan sudah di penghujung waktu, belum tentu kita bertemu dengan Ramadan di tahun depan. Tapi kenapa justru kemarahan dan keburukan yang diviralkan? Kenapa bukan semangat optimisme dalam berbagi kebaikan yang digemakan?

Kalau kalian masih ingin Indonesia menjadi negeri yang aman tenteram sejahtera seperti yang kalian impikan, please.... viralkan berita-berita baik yang penuh keteladanan. Bukan keburukan yang semakin dikorek dan disebar seolah hal itu patut ditiru.

Kalau kalian masih ingin generasi anak cucu kita menikmati Indonesia yang aman tenteram sejahtera, please... optimislah dengan menebar kebaikan, setidaknya demi diri dan keluarga kalian sendiri, jangan malah ikut-ikutan melanggar dan mengeluh ke sana kemari.

Lakukan kebaikan sekecil apa pun, dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat kalian. Tidak akan ada yang sia-sia di dunia ini...

Ini hanya kegelisahan saya pribadi, tidak ada niat untuk memojokkan pihak mana pun. Saya tidak dibayar siapa pun untuk menuliskan ini.
Ini murni hanya kegelisahan saya....


Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2020
Indonesia membutuhkanmu...
Bangkitlah kawan!!!

Custom Post Signature