Belajar Gak Ribet ala QuBisa, Upskilling dan Reskilling Semudah Menjentikkan Jari

Belajar Gak Ribet ala QuBisa



Hai, semangat pagi!!!


Kenapa saya katakan semangat pagi? Padahal orang membaca tulisan ini bisa kapan pun, tidak harus pagi hari, kan?!? Begini, nih... Serumit apa pun hidupmu di hari kemarin, pagi hari selalu membawa harapan dan semangat baru bagi seluruh kehidupan. Jadi, tanamkan dalam diri, untuk selalu bersemangat dalam keseharian kita, seperti semangatnya matahari di pagi hari yang tak pernah lelah ataupun terlambat untuk menyinari bumi. Kalau sampai terlambat bersinar, itu artinya lagi mendung. Hehe.


Hari ini, masih dengan semangat pagi, saya akan membahas tentang aplikasi belajar online. Pastinya kalian sudah tahu kan, kondisi pandemi Covid-19 telah membuat banyak perubahan dalam kehidupan umat manusia di seluruh dunia. Termasuk perubahan dalam aktivitas belajar  di masa pandemi.


Tak heran, pada pertengahan 2021 Indonesia menduduki peringkat ke-3 di Asia dalam hal pengguna internet terbanyak, yakni 212, 35 juta jiwa. Melihat begitu besarnya pengguna internet di Indonesia, mau tak mau hal ini menjadi penggerak adanya perubahan perilaku dan aktivitas dalam masyarakat, salah satunya aktivitas belajar. Kalau dulu, belajar identik dengan pendidikan formal dan nonformal yang semuanya dilakukan secara langsung (tatap muka/luring). Saat remaja saya pun mengalaminya, pagi bersekolah, kemudian di sore hari ikut les/kursus, dan semuanya luring gaesss! Kebayang ribet dan gempor, kan?!?


Berbeda dengan era digital saat ini. Aktivitas belajar formal dan nonformal semuanya dapat dilakukan dalam genggaman. Ya, secara daring atau online. Begitu hebatnya teknologi, ya! Dulu, tak pernah terpikir bahwa kita akan menjalani sekolah online, rapat online, belanja online, kursus online gratis maupun berbayar, dan sebagainya. Sekarang, semuanya berubah menjadi serba online.


Nah, terkait perubahan di atas, saya ingin membahas salah satu aplikasi belajar online yang lagi nge-hits, yaitu QuBisa. Tentunya kalian bertanya-tanya dong, QuBisa itu apa? Cocoknya buat siapa saja? Apa saja benefit yang didapat jika menggunakan QuBisa? Yuk, let's check this out!


Pengalaman Menggunakan QuBisa
Pengalaman Menggunakan QuBisa


Apa itu QuBisa?


QuBisa adalah sebuah platform digital yang mengusung tagline "Online learning platform to help you learn anything, anytime, anywhere you want".

Aplikasi ini dirilis pertama kali pada Mei 2020, di tengah memuncaknya pandemi Covid-19. Sepertinya memang kondisi inilah yang justru memicu munculnya inovasi-inovasi kreatif untuk membantu orang-orang beradaptasi dengan kondisi sulit bernama pandemi.


QuBisa mempunyai misi yang cukup mulia, yakni mempersiapkan para lulusan baru (freshgraduate) dan profesional muda agar lebih kompetitif dalam kancah MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan berkualitas bagi semua orang, di mana saja, dan kapan saja.


Namun, setelah saya mengeksplorasi QuBisa, ternyata aplikasi ini tidak hanya bermanfaat bagi para freshgraduate dan profesional muda, lho. Ibu rumah tangga yang bekerja sebagai freelance editor dan blogger macam saya pun, ternyata sangat terbantu dengan adanya aplikasi tersebut.


Pasalnya, materi pembelajaran di aplikasi QuBisa ini luar biasa banyak macamnya. Selain itu, pembelajaran tersebut dapat berfungsi sebagai Road Map Karier yang membimbing para freshgraduate dan profesional muda untuk menemukan serta menjalani passion masing-masing. Materi pembelajaran di QuBisa secara umum berbentuk:

  1. Webinar
  2. Microlearning
  3. Belajar Kilat
  4. Paket kursus online gratis dan berbayar
  5. Kelas Pengembangan Karier
  6. Kelas Siap Kerja
  7. Sertifikasi


Nah, bentuk materi pelatihan di atas, terbagi dalam 2 kategori besar yaitu KSM dan KDM. 


Kategori Pembelajaran QuBisa - KSM dan KDM
Kategori Pembelajaran di QuBisa, KSM dan KDM 


Apa itu KSM?


Program KSM adalah keterampilan sukses milenial. Dalam kategori ini, QuBisa menyediakan aneka kelas yang membahas tentang: kemampuan dasar, agilitas, kepemimpinan, inovasi, dan keseimbangan diri.


Lalu, apa itu KDM?


Program KDM adalah keterampilan digital milenial. Kategori ini membantu para milenial untuk menguasai topik di ranah digital, sejak level pemula hingga level ahli. Mantap, kan! QuBisa menyediakan aneka kelas digital, di antaranya: perkembangan digital, produktivitas digital, analisis data digital, komunikasi dan kolaborasi digital, keamanan informasi digital, serta publikasi konten digital.


Mengapa Harus QuBisa?


Setelah tahu tentang info QuBisa, biasanya kita lanjut kepo bin penasaran, nih. Kenapa harus pakai QuBisa? Apa bedanya dengan aplikasi belajar online dan aplikasi siap kerja lainnya?


Benefit Belajar Bersama QuBisa
Benefit Belajar Bersama QuBisa


Begini... Di era digital ini, banyak orang menginginkan segala sesuatu yang serba cepat dan praktis. Termasuk dalam berbagi pengetahuan dan pembelajaran pun inginnya yang cepat dan praktis. Sementara faktanya, pembelajaran online yang cepat dan praktis itu masih terbatas dan hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang dan lembaga tertentu saja. 


Jadi, QuBisa hadir untuk memberi win win solution untuk problem di atas, agar semua orang dapat menikmati fasilitas pembelajaran online secara cepat, tepat, praktis, dan juga aman. Di QuBisa, pemberi materi (coach) dan penerima materi (peserta kursus) dapat bertemu secara online. Benar-benar semudah menjentikkan jari, kan?


Lantas, mengapa harus QuBisa? Apa bedanya dengan aplikasi siap kerja yang lain? Atau aplikasi belajar online lainnya? Berikut ini beberapa benefit yang bisa kalian dapatkan jika menggunakan aplikasi QuBisa, di antaranya:

  1. QuBisa kaya akan konten bermanfaat yang dapat membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengguna.
  2. QuBisa menyediakan penilaian bakat bagi pengguna. Jadi, kalian tidak perlu khawatir jika belum tahu apa saja bakat, kelebihan, dan kekurangan kalian agar siap kerja.
  3. QuBisa menyediakan webinar yang membantu mengarahkan pada Road Map karier yang sesuai dengan passion pengguna.
  4. QuBisa menyediakan konsultasi karier. Hal ini sangat membantu pengguna yang sedang galau dengan masa depan kariernya, ataupun yang masih benar-benar bingung (blank) dengan kondisi dan tantangan kariernya saat ini.
  5. Di QuBisa, siapa pun dapat menjadi pembelajar dan dapat berbagi pelajaran dengan mudah. QuBisa berkolaborasi dengan berbagai partner (universitas, industri, dan profesional) untuk menyediakan konten pembelajaran berkualitas, bermanfaat, dan up to date


Pengalamanku Belajar Bersama QuBisa


Nah, dengan segala fasilitas dan kelebihan aplikasi QuBisa ini, tentunya aku penasaran dong, ingin ikut merasakan manfaatnya. Meski hanya freshgraduate angkatan 13 tahun lalu, aku juga ingin melakukan upskilling dan reskilling, agar dapat bersaing dalam dunia kerja yang saat ini kutekuni.


Setelah cek sana-sini, akhirnya pilihanku jatuh pada Kursus Meningkatkan Kemampuan Problem Solving dengan Konsep 3K. Kenapa memilih kursus ini? 


Menurutku, manusia hidup itu hanya untuk beribadah dan menyelesaikan rangkaian masalah, masalah, dan masalah. Pantas saja beredar joke yang mengatakan bahwa, "Manusia hidup itu pasti diliputi masalah. Kalau diselimuti wijen itu namanya onde-onde. Atau jika bertabur kelapa, kemungkinan itu klepon. Bukan lagi manusia namanya." (silakan jika ingin tertawa, sebelum tertawa itu dilarang, kata Warkop DKI).


Selain itu, problem solving merupakan salah satu soft skill yang wajib dikuasai setiap individu, apa pun profesinya dan berapa pun usianya. Jadi, mantaplah kupilih kursus ini.


Coach di kursus tersebut adalah Dr. Abdul Latief. Beliau adalah praktisi, akademisi, sekaligus penulis. Wah, cocok banget dengan dunia literasi yang kugeluti saat ini. Beberapa contoh yang beliau berikan juga seputar aktivitas membuat tulisan.


Kursus Problem Solver dengan Teknik 3K
Kursus Problem Solver dengan Teknik 3K


Konteks (Context)


Konteks ini merupakan sesuatu yang melatarbelakangi terjadinya suatu masalah. Kalau dalam sebuah buku, kita bisa menjabarkan konteks ini di bagian pengantar, di bab-bab awal sebuah buku. Biasanya konteks ini membicarakan mengenai fenomena yang akan dibahas dan keresahan yang muncul sebagai pemicu, serta mengarahkan pada pembahasan konten. Perlu diketahui, bahwa konteks ini ada yang tersirat dan ada pula yang tersurat. Kita harus pandai mengamati keduanya, agar dapat menjadi problem solver yang kreatif dalam keseharian kita.


Konten (Content)


Konten inilah masalah sesungguhnya yang akan kita kupas tuntas. Kita harus memahami dan melihat masalah dari berbagai sudut pandang, agar konten yang akan kita tulis/akan dibicarakan cukup berbobot. Sesuai dengan konteks yang ada, maka kita akan mudah membahas konten sesungguhnya.


Kesimpulan (Conclusion)


Kesimpulan ini adalah sesuatu atau insight yang dapat kita tarik benang merahnya, berdasarkan konteks dan konten yang sudah dibahas sebelumnya. Kesimpulan biasanya berbentuk goal-goal tertentu yang akan dicapai atau berupa kebijakan yang akan diterapkan dalam rangka menyelesaikan masalah tersebut.


Nah, seringnya orang terburu-buru ingin menyelesaikan konten masalah dan menarik kesimpulan, tanpa tahu lebih dalam mengenai konteks yang melatarbelakanginya. Inilah yang berbahaya dan berpotensi menambah rumit masalah yang ada. Bukannya menyelesaikan masalah.


Kesimpulan Setelah Mengikuti Kursus di Aplikasi QuBisa


Kursus meningkatkan kemampuan problem solving dengan konsep 3K ini menurutku praktis banget. Benar-benar belajar gak ribet ala QuBisa, nih! Hanya dengan 2 video pembelajaran berdurasi total 15 menit, sudah mendapat insight yang bermanfaat dan cukup membantu bagiku.


Jika diterapkan dalam keseharianku, teknik 3K ini sangat bermanfaat jika diterapkan saat aku akan membuat tulisan di blog dan saat menghadapi bocah-bocah lucu di rumah.


Saat akan membuat tulisan di blog, sudah jelas aku harus mengumpulkan banyak referensi untuk menggali ide sehingga bisa membahas suatu masalah sesuai konteks. Pola pikir dengan teknik 3K ini sangat membantu dalam membuat outline tulisan. Jadi, tulisan akan lebih rapi dan terarah.


Teknik 3K ini juga membantuku menghadapi anak-anak ketika terjadi sibling rivalry. Sesama Emak-Emak pasti tahu rasanya menghadapi sibling rivalry. Ya, ketika Bunda harus berperan layaknya hakim agung yang harus memutuskan suatu perkara di antara anak-anak. 


Saat kondisi sedang kondusif, biasanya Bunda menerapkan teknik 3K ini, dengan cara lebih sabar dan lebih teliti menggali konteks lebih dalam jika ada pengaduan dari salah satu anak. Kemudian Bunda akan membahas satu-persatu konten masalahnya dengan anak. Dan, di akhir akan menarik kesimpulan bersama, yang biasanya berupa kebijakan yang akan diterapkan di rumah, baik berupa aturan baru atau konsekuensi yang harus dijalani salah satu anak atau keduanya.


Alhamdulillah, dengan adanya QuBisa ini aku bisa meningkatkan kemampuan upskilling dan reskilling, upgrade ilmu pengembangan diri dengan praktis, serta bisa tahu cara meningkatkan personal branding. Belajar gak ribet dan tahu cara belajar efektif bersama aplikasi QuBisa.


Kompetisi Blog QuBisa


Kompetisi Blog QuBisa
Kompetisi Blog QuBisa

Oiya, QuBisa juga mengadakan lomba blog yang bisa kalian ikuti, lho. Info lengkapnya silakan lihat di Lomba Blog QuBisa yang aplikasinya bisa kalian download di Playstore untuk pengguna berbasis Android dan di Apps Store untuk pengguna produk Apple.


Nah, sekian dulu ceritaku tentang QuBisa kali ini. Sudah siap menjadi individu yang lebih bermanfaat dengan ilmu menarik seperti meningkatkan kemampuan upskilling dan reskilling, cara belajar efektif, dan cara meningkatkan personal branding yang lebih mumpuni dengan prestasi gemilang? Siap, dong! 

Aku bisa, kamu bisa!


Custom Post Signature